5 hal yang paling gw benci dari salafiyyah

•May 29, 2008 • 3 Comments

nah nah, ceritanya ini adalah salah satu aliran yang agak ga tenar di Indonesia. tujuan utamanya baik : mengembalikan Islam kepada kemurnian tauhid dan bebas dari yang namanya bid’ah (ga jauh beda sih sama Muhammadiyyah). tapi ada beberapa yang gw ga suka banget dari orang – orang yang menganut aliran ini

1. suka ngejelek2in orang lain. mereka seneng banget ngomongin orang, kejelekan-kejelekannya. bahkan mereka yang juga memperjuangkan Islam bersama mereka mereka jelek2in, dari mulai para wali songo, abdullah gymanstiar, sampe guru-guru agama di sekolah. masalahnya? mereka bilang si fulan itu penyebar bid’ah lah, ga sesuai syariat lah, dll. gw aja pernah diomongin kok………

2. apatis banget sama lingkungannya. alih-alih memperjuangkan Islam, menangkal kristenisasi yang sedang gencar, atau memberantas kefakiran yang merupakan cikal bakal dari kekafiran, mereka malah memecah belah umat Islam sendiri dengan mengatakan si A sesat, si B sesat, si C bid’ah, dll dsb. akibatnya, malah melemahkan umat Islam itu sendiri, memancing keamarahan, dan berujung kepada permusuhan intern umat Islam. liat dah para nashoro di luar sana…… kompak, satu hati, kalo ada masalah larinya ke gereja, kuat tali silaturahminya. Salafiyyah vs NU? jangan tanya……

3. Tidak mengamalkan salah satu prinsip Islam : kasih sayang dan kepedulian. Suatu saat gw bertanya sama temen gw anak salafiyyah. Woi, yayasan *************** (sensor) pernah ngadain kegiatan kemanusiaan ga? dia bilang :”wah, ga pernah denger gw……..” nah kan. coba Anda liat umat Buddha. walaupun menjadi salah satu agama paling minoritas di Indonesia, Buddha menjadi salah satu agama yang paling memiliki misi sosial melalui salah satu yayasan yang paling gw kenal : Yayasan Tzu Chi. dan hebatnya, sejauh yang gw tau ga ada misi agama di balik misi sosial mereka. mereka banyak membantu kaum-kaum miskin di Indonesia, bahkan dalam scope internasional

4. Sangat fanatik dengan Ustadz dan buku-buku karangan Ustadz mereka. kalo gw bertanya pada mereka tentang suatu masalah, kata-kata yang biasanya mereka ucapkan adalah “menurut ustadz anu…..”. intinya, mereka sangat tidak mengharapkan hadirnya pemikiran-pemikiran ilmiah dalam Islam, sangat linier dan statis(ini yang menyebabkan umat Islam hancur setelah masa kejayaannya di tahun beraaapppaa gitu. yang jelas di pelajarang SMA banyak). hal ini juga menyebabkan seseorang menjadi berperilaku taqlid (istilah untuk “pokoknya ustadz gw yang paling bener”). jika Ustadz mereka bilang jangan baca buku anu karena sesat, maka tidak akan ada pengikutnya yang membaca buku ini. “takut tercemar pemikiran mereka” katanya,,,,,

5. tidak mau dan tidak bisa terintegrasi dengan masyarakat, baik masyarakat ilmiah maupun masyarakat kecil. ada dua masalah kenapa hal ini bisa terjadi. yang pertama, karena mereka tidak boleh menjadikan akal sebagai pola pikir dalam menerjemahkan al quran. jadi, mereka juga menganggap tafsir yang mengatakan bahwa kecepatan cahaya telah ada di alquran tidaklah sah karena tidak dilandaskan pada pemikiran para salafush shalih (istilah untuk menggambarkan  para sahabat terdekat rasulullah, keturunannya, dan keturunannya lagi – cuma dua generasi). padahal gitu loh, mereka kan belum ngerti yang namanya kecepatan cahaya. kedua, karena pola pikir mereka ga bisa diterima masyarakat. mereka terlalu egois untuk bisa menyesuaikan diri dengan masyarakat, sehingga bagi mereka, masyarakat kusus yang mendapatkan hidayahlah yang bisa menerima ajaran mereka.

haduh haduh, ada yah manusia Islam kayak gini……..

Sudah saatnya ITB kembali bersatu

•May 18, 2008 • 1 Comment

Beberapa waktu yang lalu, salah satu himpunan di ITB mengadakan lomba robot (istilahnya apa yah, lupa gw). seperti biasa, ITB ikut lagi dengan mempertandingkan robot – robotnya. walaupun gw ga tau lombanya kayak pa, kriterianya pa aja. dll dsb, tapi ada sebuah fakta yang mengusik perhatian gw. apakah itu?

ITB KALAH, BAHKAN GA MASUK 3 BESAR!

mengapa hal ini bisa terjadi? fakta yang ada di kemahasiswaan ITB menjadi jawabannya.

kemasiswaan ITB sangat memiliki kefanatisan jurusan yang sangat tinggi. di antara tiga tim yang saya ketahui mengikuti lomba ini, masing – masing tim punya kelemahan fatalnya masing – masing:

1. tim dari Fisika Teknik punya masalah dengan rangkaian elektro di dalam robot. robot bermasalah karena terdapat korsleting di dalam robot itu sendiri, namun perfect dalam hal pemrograman dan mekanika

2. tim dari elektro sip lah elektronikanya – sesuai dengan nama jurusannya. tapi robotnya ga bisa nanjak gara – gara mekanikanya ga mutu

3. tim dari mesin – jelas mekanikanya yang wow, tapi programmingnya berantakan

tim ini bukan datang dengan nama ITB, tapi dengan nama FT ITB lah, EL ITB lah, MS ITB lah, dengan membawa dan membanggakan nama himpunannya masing – masing, bukan dengan nama almamaternya. hal ini tentu jauh berbeda dengan UGM – yang datang ke lomba dengan nama “Fakultas Teknik UGM”. mereka merupakan gabungan dari beberapa jurusan teknik yang bersatu padu, bukan terpisah – pisah seperti ITB.

egoisme mahasiswa ITB ini memang sudah terjadi sejak lama, sejak peristiwa NKK – BKK ketika masa pemerintahan soeharto (gw lupa kepanjangannya) yang menyebabkan terpecah belahnya massa kampus. massa kampus ITB kini – berbeda dengan massa kampus univ lain macam UI atau UGM – berpusat di himpunan masing – masing. mereka keluar dengan bukan dengan nama almamater ITB, namun dengan nama EL – ITB (elektro) misalnya.

hal ini juga yang menyebabkan mahasiswa ITB lebih bangga dengan jurusannya masing – masing, bukan dengan gelar mahasiswa ITB yang mereka sandang. egoisme ini pun telah merambat ke setiap sendi – sendi kehidupan maya mahasiswanya.

hal ini terbukti dengan kisruh kecil di rileks – salah satu forum nya mahasiswa ITB di dunia maya. ketika salah seorang mahasiwa 2007 membuka forum dengan judul “elektro vs informatika” yang sebenarnya bertanya tentang kebingunganny  memilih jurusan elektro atau informatika untuk semester 3 nanti.

namun, ternyata hal ini malah memancing kesalahpahaman antara salah satu pihak dari jurusan tertentu di ITB dengan pihak lain dengan jrusan yang berbeda (malah bukan antara elektro dan informatika loh). dimulai dari saling menghinakah? TIDAK…… hanya salah paham satu pihak karena merasa fanatis terhdap jurusannya

jadi, mungkin dah waktunya mahasiswa menanggalkan jaket himpunannya masing – masing dan kembali mengenakan jaket almamaternya. konotasikah atau denotasikah pernyataan itu? kedua – duanya mungkin, tapi silahkan renungkan oleh mahasiswa ITB itu sendiri.

tanggapan?

Operator Seluler Baru

•May 4, 2008 • 1 Comment

terakhir jalan – jalan di jalan dago, gw liat buanyak banget yang namanya spanduk berwarna pink yang sangat menarik perhatian (nempel hampir di semua lampu di jalan dago, setelah simpang dagi sih yang gw perhatiin). gw pikir apaan, gw minggir bentar di deket jalan muter (memang gw mau muter sih,,,,) dan melihat gambar apakah itu?

ternyta operator seluler baru. baru aja berpikir untuk ganti kartu lagi (dari 3 ke hepi), ternyata hepi berbasis CDMA! dan yang lebih mengherankan lagi, nih hepi merupakan programnya mobile-8. promonya lumayan sih. 10rp sms ke semua operator. tapi…………bah! ada bintang di sampingnya. harga itu berlaku hanya selama promo.

gw masih belum ngerti, kenapa mobile 8 ngeluarin produk cdma lagi, bukan gsm. padahal pengguna cdma kayaknya dah kesedot semua sama esia

ada yang punya sumber otentik untuk mengomentari masalah ini?

Gap antara ilmu sosial dan ilmu pasti

•April 30, 2008 • Leave a Comment

sesuai judulnya…….gap antara ilmu sosial dan ilmu pasti sangatlah tinggi. apalagi kalo gap itu secara langsung diutarakan oleh Ph.D dari masing – masing bidang.

kejadiannya udah ga lama – lama banget sih. masalah ITB sama republik mimpi. waktu itu ITB melarang republik mimpi datang ke salah satu acara studium general di ITB – atau minimal tidak datang dalam bentuk parodi politik

mahasiswa yang jadi panitia sendiri bahkan kabarnya akan diskors jika ngotot mengundang republik mimpi.

alasannya sederhana, ITB beranggapan bahwa parodi politik sama sekali tidak ilmiah

dalam acara republik mimpi (waktu itu masih di metro TV), effendi ghozali PhD – dengan jurnal seorang ahli komunikasi politik dari amerika – dan dengan berlandaskan pada jurnal itu yang mengatakan parodi politik sebagai salah satu bentuk komunikasi politik, dijegallah pendapat rektorat ITB (yang juga pasti sama – sama PhD – atau bahkan professor) yang mengatakan parodi politik tidak ilmiah (dikatakan secara arogan di surat resmi berkop sang gajah ganesha dan ditandatangani salah seorang pihak rektorat)

weleh – weleh…….. semenjak saat itu gw berpikir :”kalo gw jadi mahasiswa ITB kebanggaan gw bakalan hilang ga yah?” hehehe

next, temen gw juga pernah bilang: “lex, ilmu sejarah itu kan ga pasti, semuanya hanya menebak – nebak saja kan?”

secara dia orang elektro yang sangat memuja kepastian, ya, gw bilang aja kalo ilmu sosial dan ilmu pasti itu memiliki sudut pandang yang berbeda dalam mengatakan teori – teorinya

buset dah, gapnya tinggi banget yah?

INDOSAT MEMBOIKOT AXIS

•April 28, 2008 • Leave a Comment

Ok, Ok….

kejadian ini memang sudah lama sih. tapi yang jelas saya yang waktu itu baru memakai axis (sekarang dah balik lagi ke three) selalu gagal ketika akan mengirimkan sms ke im3. dan kacaunya, ketika orang im3 mau nelepon ke axis juga toh ga pernah bisa nyambung (nomor yang anda hubungi, belum terdaftar………)

kacau ga tuh……..

memang kejadian ini selalu terulang kembali ketika ada operator yang menawarkan harga rendah. operator lama seringkali merefuse koneksi darinya, entah itu sms ataupun telepon. adanya persaingan harga yang sangat ketat ini menyebabkan operator besar memblokir operator kecil sehingga orang enggan menggunakannya. dan memang orang pemakai axis garang juga kan begitu tau mereka ga bisa sms kebanyakan teman mereka yang pake im3, dan akan kembali ke im3

ada yang tau alamat emailnya CP indosat untuk masalah ini? 300 selalu sibuk soalnya, menyebalkan

Marilah Melihat Dari Sisi yang Lain

•April 28, 2008 • 2 Comments

perkenalkan, nama saya alexandrov, panggil aja alex.

di blog baru saya ini saya ingin mengajak para pembaca untuk melihat hal – hal baru yang tidak pernah ditinjau dari suatu sudut pendang tertentu. di sini juga akan dibahas masalah yang seringkali terlewatkan oleh blogger manapun.

seringkali saya akan menjadi orang awam yang tidak menahu apapun, menjadi seorang sekuleris yang memandang agama secara tak terduga, seorang pemimpin besar yang mengkritik rakyatnya, seorang mahasiswa kritis yang menjelek – jelekkan pemerintahnya, atau bahkan menjadi ulama – ulama salafiyah yang tidak jelas namun keras.

bacalah, dan berikan komentar anda, tanpa adanya rasa emosi, keinginan untuk menjatuhkan orang lain secara ekstrem, ata semacamnya.

yang jelas, banyak fakta baru akan terungkap di sini.

wassalam